0 Indonesia Desak PBB Keluarkan Resolusi Terhadap Israel



(Sumber : http://www.antara.co.id)
[29/12/08 17:33]

Jakarta, (ANTARA News) - Indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersidang secara formal guna mengeluarkan resolusi bagi Israel.
Pada konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia telah mengirim surat secara kepada Sesjen PBB Ban Ki-moon dan Presiden DK PBB agar kedua lembaga itu mengeluarkan resolusi bagi Israel untuk menghentikan serangannya ke Jalur Gaza.
"Indonesia berpendapat DK PBB harus bersidang secara formal untuk mengeluarkan resolusi kemudian bisa betul-betul memaksa Israel untuk menghentikan serangan-serangan," tutur Presiden.
Dalam suratnya, Presiden menambahkan, Indonesia juga mengimbau agar Israel dan Palestina kembali masuk ke proses perdamaian seperti setengah tahun lalu agar tercipta keamanan dan perdamaian di Jalur Gaza.

Hanya pernyataan tertulis
Presiden mengatakan langkah PBB yang telah melaksanakan pertemuan informal dan hanya menghasilkan pernyataan tertulis DK PBB tentang Israel yang harus menghentikan aksi militernya, belum cukup untuk meredakan ketegangan di Jalur Gaza.
Pemerintah Indonesia berpendapat mesti ada kegiatan dan langkah-langkah yang lebih nyata, lebih 'firm'(keras , red) dalam arti untuk bisa dipatuhi oleh pihak Israel," tuturnya.
Presiden menambahkan, dalam suratnya kepada Sesjen PBB dan Presiden DK PBB, ia menyampaikan sikap Indonesia yang mengecam keras aksi-aksi militer Israel yang dinilai berlebihan dan tidak proporsional.
"Dalam surat ini saya menggarisbawahi bahwa masyarakat dunia, terutama PBB, terutama lagi DK PBB harus mengambil langkah-langkah cepat," ujarnya.
"Indonesia akan memberikan bantuan tunai senilai 1 juta dolar AS di luar obat-obatan yang dikirim ke wilayah konflik," ujar Presiden.
Sesuai konstitusi, Presiden menambahkan Indonesia akan berperan aktif dan siap memberikan sumbangan demi terwujudnya keamanan dan perdamaian di Jalur Gaza.
"Kami akan memantau terus perkembangan di Gaza dan Indonesia akan melakukan segala upaya, regional dan multilateral, demi pulihnya situasi di sana," demikian Presiden.
Read more

0 300 orang Gugur Syahid dan 1000 lainya Terluka


(Sumber: http://infopalestina.com)
[29/12/2008 - 05:18 ]

Gaza – Infopalestina: Menteri Kesehatan Palestina, Basem Naeem menegaskan korban pembantaian terbuka yang dilakukan pasukan penjajah Zionis Israel di Jalur Gaza sejak Sabtu (27/12) telah mencapai lebih dari 300 syuhada dan lebih dari 1000 lainnya terluka, 180 dalam kondisi kritis. Sementara itu puluhan korban lain masih tertimbun di bawah puing rerutuhan.
Hal tersebut disampaikan Naeem dalam konferensi pers di Gaza, Ahad (28/12) malam. Dia mengatakan langit Gaza gelap oleh asap dan pesawat tempur penjajah Israel sementara buminya penuh dengan syuhada, potongan tubuh dan genangan darah di mana-mana.
Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya obat-obatan dan peralatan medis yang digunakan untuk menghadapi kondisi darurat. Dia mengatakan sebanyak 150 jenis obat utama stoknya nol, 225 kebutuhan medis stoknya juga nol dan 93 bahan khusus laboratoriu stoknya juga nol.
Sementara itu 50% mobil ambulan tidak bisa beroperasi karena tidak ada gas dan bahan bakar akibat blockade. Saat ini juga sangat dibutuhkan pembangkit listrik. Naeem menegaskan semua itu sudah terjadi sejak sebelum pembantaian yang dimulai Israel Sabtu lalu dan akibat blockade Israel. Dia mengatakan, “Agresi terjadi di tengah-tengah sikap diam Arab yang membunuh dan persekongkolan dunia.”
Dia menyatakan pasukan penjajah Zionis Israel tidak hanya menggempur isntitusi-institusi dan gedung-gedung namun mulai mengempur fasilitas-fasilits sipil dan rumah-rumah warga. Ada puluhan peringatan unutuk mengosongkan rumah dan ancaman kepada para penghuninya akan dihancurkan di atas kepala mereka. Dia meminta pengiriman tim medis Arab dan rumah sakit-rumah sakit lapangan utuk membantu pengobatan korban luka di saat-saat korban tiba. Dia mengimbau Negara-negara Arab untuk mengirim obat-obatan dan kebutuhan medis secepatnya dan mengganti kekurangan mobil ambulan dengan mengirim mobil ambulan yang siap beroperasi.
Juru bicara militer Israel mengumumkan, pihaknya melancarkan serangan udara ke wilayah Gaza yang spektakuler, belum pernah dilakukan sebelumnya. Mereka menggempur Gaza sejak dini hari (28/12/2008) hingga jam 10 pagi tadi. Lebih dari 170 rudal dilessakan ke wilayah Gaza.
Mengenai pengiriman korban luka melalui gerbag Rafah, Naeem mengatakan, “Ada kesulitan membawa korban ke luar Jalur Gaza. Padahal ada banyak korban luka yang sangat serius. Apapun upaya membawa korban dengan tidak aman justru membuat hidup mereka terancam bahaya. Kami masih ingat meninggalnya 6 korban luka di Arisy terakhir.”
Dia mengatakan, “Kami siap membawa korban luka kapan kondisi mereka stabil.” Dia menegaskan bahwa pemerintah Haniyah sudah meminta mobil ambulan Mesir masuk ke Gaza untuk mengevakuasi korban namun mereka menolak dengan alasan politik. Naeem mengatakan, “Siapa yang ingin membantu rakyat Palestina dalam ujian ini maka harus memudahkan sampainya tim dokter dan rumah sakit lapangan masuk secepatnya pada saat-saat sulit di Jalur Gaza.”
Menurutnya, sudah ada ratusan dokter Arab yang menunjukan kesiapan mereka untuk masuk ke Jalur Gaza. Sebagian mereka sudah bermalam di sisi perbatasan Mesir dari gerbang Rafah berharap bisa masuk. Namun otoritas Mesir menahan mereka.
Dia menambahkan, bahkan tim medis dari departemen kesehatan Palestina sudah berada di sisi Jalur Gaza dari gerbang Rafah sejak pagi untuk menerima bantuan medis Arab, namun pemerintah Mesir tidak mengizinkan mereka masuk hingga saat ini.
Na’em mengucapkan terima kasih kepada Negara-negara yang sudah membantu seperti Qatar, Arab Saudi dan Libia. Namun pihaknya kembali meminta Mesir mempermudah masuknya bantuan ini dan membuka gerbang untuk masuk tim tim medis ke Jalur Gaza. (seto)
Read more

0 QUNUT NAZILAH


Doa Qunut Nazilah disyariatkan ketika kaum muslimin terkena bencana, ancaman, penganiayaan, penindasan musuh-musuh Allah dan musuh kaum Muslimin.

Misalnya seperti yang dilakukan oleh Rasulullah saw. ketika sahabat yang diutus untuk mengajarkan Islam dan Alquran dikhianati dan dibantai oleh kaum kafir pada peristiwa yang dikenal dengan Ba’tsul Raji’ (10 sahabat) dan Bi’ru Maunah (70 sahabat). Rasulullah saw. melakukan qunut nazilah pada setiap shalat wajib sebagaimana disebutkan dalam hadis:

Rasulullah saw. melakukan qunut (nazilah) selama satu bulan setelah ruku’ dengan mendoakan kebinasaan untuk satu wilayah dari bangsa Arab lalu beliau meninggalkannya. (Muttafaq alaih).

Seperti dikisahkan dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW pernah melakukan qunut selama satu bulan untuk mendoakan pembunuh-pembunuh para sahabatnya di Bir Al-Maunah.

Dari Abu Hurairah RA :
"Sesungguhnya bila ingin mendoakan seseorang, Nabi Muhammad SAW membacakan qunut sesudah ruku' (Hr. Bukhari dan Ahmad bin Hambal).

Qunut Nazilah sunnahnya dilakukan ketika shalat fardhu yaitu pada raka'at terakhir setelah ruku' dan ketika i'tidal.

Jika di dalam shalat jama'ah, maka imam membacanya dengan jahr dan mengangkat tangan serta makmum mengamininya, begitulah penjelasan Syaikh al Albani dalam Buku Sifat Shalat Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam.

Inilah Doa Qunut Nazilah (Hadist diriwayatkan oleh Umar Bin Khatab) :


فَقَالَ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ، وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ ، اللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ ، وَيُكُذِّبُونَ رُسُلَكَ ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمَ ، وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِى لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنُثْنِى عَلَيْكَ وَلاَ نَكْفُرُكَ ، وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ ، وَلَكَ نُصَلِّى وَنَسْجُدُ ، وَلَكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ ، نَخْشَى عَذَابَكَ الْجَدَّ ، وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ ، إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكَافِرِينَ مُلْحَقٌ

Alloohummaghfir lilmu'miniina wal mu'minaat
Wal muslimiina wal muslimaat
Wa allif baina quluubihim
Wa ashlih dzaata bainahum
Wanshurhum 'Alaa 'Aduwwika wa'aduwwihim

Allohummal'an kafarota ahlal kitaabil ladziina yashudduuna 'an sabiilaka
wayukadzibuuna rusulaka, wayuqottiluuna auliyaa aka
Alloohumma khoollif baina kalimaatihim
Wazalzil Aqdaamahum
Wa anzilbihim ba'sakalladzii tarudduuhu 'anil
qaumil mujrimiin

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allohumma innaanasta'iinuka

Artinya:

"Ya Allah ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat,
Ya Allah jinakkan, satu padukan hati orang-orang muslimin,
Perbaikilah keadaan mereka,
Tolonglah kaum muslimin utuk melawan musuh-musuh-Mu, dan musuh-musuh mereka

Ya Allah, laknatlah orang-orang kafir yang mendustakan para RasulMu dan membunuh para kekasih-Mu,
Ya Allah cerai-beraikan kesatuan kata mereka,
Hancur leburkan kekuatan mereka,
Dan turunkanlah bencana-Mu yang tiada tertolak lagi untuk orang-orang yang penuh dengan dosa

Dengan menyebut nama-Mu ya Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang,
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon perlindungan kepadaMu"
Read more

0 Hundreds die in Israel raid on Gaza



http://english.aljazeera.net/news/middleeast/2008/12/200812279451509662.html


Residents carry a body out of the Bureij refugee camp [AFP]

At least 220 Palestinians, including women and children, have been killed in an Israeli aerial bombardment on Hamas security installations.

Israel launched air attacks across the besieged Gaza Strip on Saturday, threatening that further operations would be carried out.

Emergency services said that at least 700 people had been wounded.

Witnesses reported heavy damage as at least 30 missiles were fired.

Ehud Barak, the Israeli defence minister, said that the operation would not be short.

"The operation will go on and be intensified as long as necessary," he said on Saturday.

An Israeli military spokesman added that any "Hamas target is a target".

As dusk fell, Israel continued to bomb the strip, firing on a metal foundry in the south.

IN VIDEO

Hamas "not shaken"
Salam Fayyad, the Palestinian prime minister, condemned the attack and demanded an immediate cessation.

Hours after the Israeli assault, Gaza fighters fired home-made rockets into southern Israel, heeding calls by Hamas and other affiliated Palestinian groups to avenge the attacks, unprecedented in their scale.

One Israeli was killed in the rocket fire, medics said.

Taher al-Noono, a Hamas spokesman, described Israel's operation as a "massacre", adding: "However, our resolve cannot be dented and cannot be shaken. We will continue our struggle with absolute strength and steadfastness."

Islam Shahwan, a Hamas police spokesman, said a police graduation ceremony in Gaza City was struck by Israel. Among those killed was Tawfiq Jabber, the Gaza chief of police.

The Hamas-run interior ministry said all security compounds in the Strip had been destroyed.

Gaza is densely populated. Its 1.5 million residents area already experiencing shortages in medicine, power and basic supplies due to 18 months of an Israeli blockade.

'War crimes'

Mahmoud Abbas, the Palestinian president and leader of Fatah, condemned the "aggression" in Gaza.

Smoke billowed into the air above the Gaza Strip [AFP]
Mousa Abu Morzouz, the deputy leader of Hamas, told Al Jazeera: "Until now the aggression didn't stop ... they are targeting all the police headquarters and offices.

"We will defend our people, we will retaliate against this aggression ... our military will retaliate."

Morzouz called on the world's most powerful nations to condemn the attacks: "Nobody in this world can accept what happened and the Israeli aggression ... [we expect] the international community to stand against this and say that it is not acceptable."

Mustafa Barghouthi, the former Palestinian information minister, said: "This is not an attack on the Hamas. It is an attack on the whole population and the free will of the people of Gaza."

He accused Israel of committing "war crimes" and demanded that Abbas and his government stop all relations with Israel.

'Only just beginning'

The Israel army released a statement saying "terrorist installations" were hit and that all Israeli pilots returned unharmed.

The operation against the Hamas is "only just beginning," Avi Benayahu, an Israeli military spokesman said.

The air raids follow the decision by the Israeli security cabinet to increase reprisals for cross-border rocket attacks against Israel, and the breakdown of a six-month-old Israel-Hamas truce earlier this month.

The ceasefire expired on December 19, with Hamas arguing that Israel had violated the truce by preventing vital food and medical supplies into the Strip.

Ayman Mohyeldin, Al Jazeera's correspondent in Gaza, said: "A series of explosions were heard over Gaza City.

"From where we are, there are at least seven different clouds of smoke from the strikes. We are seeing some casualties being evacuated in cars."

Egypt has opened the Rafah crossing with the Gaza Strip to receive injured people, Egyptian officials said. Ambulances have been sent to the crossing and two Egyptian hospitals emptied to take in the wounded.

Weakened security services

Mohyeldin said that Hamas, which rule the Gaza Strip, was being held responsible by Israel for any attacks from the territory into Israel, even if they are undertaken by other Palestinian factions.

Palestinian officials called on the international community to condemn the raids [AFP]
However, officials of the deposed government in Gaza which maintains law and order, while being Hamas member in the main, are separate from the group's military wing and other factions responsible for attacks into Israel.

"There is within Gaza a functioning ministry of interior that has security services, traffic control, emergency medical services," Mohyeldin reported.

"Those workers are seen as employees of the government in Gaza. So now that many of these installations have been targeted, it will have an immediate impact in terms of the law and order structure here in Gaza."

Jacky Rowland, Al Jazeera's correspondent in Jerusalem, said that Israel's decision to strike at this moment was down to Hamas withdrawing from the ceasefire and the intensified rocket fire coming from the Gaza Strip in recent days.

"In one day [in the past week] we saw 80 rockets ... which is a huge upsurge," she said.

Hamas won control of the Palestinian Legislative Council in elections in January 2005. The international community refused to accept a Hamas-led government, demanding that the faction recognise Israel and renounce violence. Economic sanctions by the EU and US followed.

Hamas took control of the Gaza Strip in June 2007 after bloody street battles against its rival, the Fatah movement.
Read more

0 Serangan Brutal Israel ke Gaza

Sumber : Eramuslim ( http://www.eramuslim.com/berita/palestina/serangan-brutal-israel-ke-gaza-ratusan-warga-palestina-syahid-dan-luka-luka.htm )
Sabtu, 27/12/2008 21:39 WIB

Menjelang tahun baru Islam, umat Islam berduka. Rezim Zionis Israel hari ini, Sabtu (27/12) melakukan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza. Rezim penjajah itu mengerahkan pesawat-pesawat tempur jenis F-16 dan helikopter-helikopter Apache-nya dan membantai warga Gaza yang sudah tak berdaya setelah selama setahun lebih diblokade oleh Israel.
Laporan Press TV menyebutkan, akibat serangan brutal itu, dalam waktu singkat 180 warga Palestina di Gaza gugur syahid dan 800 orang lainnya luka-luka. Cuplikan tayangan televisi memperlihatkan jenazah para korban yang terdiri dari anak-anak, laki-laki dan perempuan bergelimpangan di jalan-jalan Gaza. Radio Hamas melaporkan, diantara korban yang gugur adalah kepala polisi Gaza, Tawfiq Jabber.
Pesawat-pesawat tempur dan helikopter Israel sedikitnya melakukan serangan sebanyak 30 kali secara simultan dengan target sekitar 30 tempat di kota Gaza, yang diklaim Israel sebagai basis Hamas. Selain serangan udara, tank-tank Israel juga mendekati wilayah Jalur Gaza.
Tak peduli rakyat Palestina menjadi korban, otoritas Zionis Israel menyatakan akan terus melakukan serangan Gaza. Juru bicara militer Israel Avi Benayahu mengatakan bahwa serangan hari ini baru awal dari operasi militer ke Gaza, yang merupakan keputusan dari para menteri pertahanan dan keamanan Israel.
"Serangan akan dilakukan beberapa waktu. Kami tidak menentukan sampai kapan serangan ini akan dilancarkan dan kami bertindak berdasarkan situasi di lapangan," kata Avi.
Serangan Zionis Israel sempat membuat panik warga Gaza yang menolak menarik dukungan mereka terhadap Hamas. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert meminta agar warga Gaza untuk menghentikan tembakan-tembakan mortir Hamas ke wilayah Israel.
Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan, Israel melakukan serangan ke Jalur Gaza setelah mendapat restu dari negara-negara sekutunya. Seminggu yang lalu, Israel memang menyatakan akan meminta dukungan internasional agar bisa menyerang Gaza. Israel juga menegaskan akan melakukan berbagai upaya untuk menumbangkan Hamas di Jalur Gaza. Tapi kenyataannya, serangan Israel menyebabkan banyak warga Gaza tak berdosa yang menjadi korban.
Barhoum menyebut serangan itu sebagai pembantaian bukan hanya terhadap anggota Hamas tapi juga terhadap rakyat Palestina. Ia menyesalkan sikap negara-negara Arab yang selama ini buta dan tuli atas penindasan Israel terhadap warga Gaza.
"Serangan ini terjadi karena negara-negara Arab bersikap diam dan karena Israel mendapat lampu hijau dari AS dan Eropa," tukas Barhoum.
Ia menegaskan bahwa Hamas akan membalas serangan Israel ini. "Serangan ini tidak akan melemahkan atau menumbangkan pemerintahan Hamas di Gaza. Semua opsi terbuka untuk merespon serangan ini," tandas Barhoum.
Hal serupa ditegaskan salah satu pemimpin Hamas, Mousa Abu Marzouz. Ia mengatakan, Israel mengarahkan serangannya ke pos-pos polisi dan kantor-kantor di Gaza. Ia menyerukan dunia internasional untuk mengecam serangan Israel.
"Tak seorang pun di dunia ini yang bisa membenarkan agresi Israel ke Gaza. Pasukan Hamas akan membalasnya, pasukan Hamas akan membela rakyat Palestina," tukas Marzouz.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat menyatakan mengutuk agresi Israel ke Jalur Gaza. (ln/berbagai sumber).
Read more

1 Selalu Berbaik Sangka


Al kisah, ada seorang raja mempunyai menteri yang baik. Dalam setiap perkara ia selalu mengatakan: “ Itu baik, Tuan Raja” dan sang raja pun sangat menyukainya. Dalam sebuah jamuan makan, raja salah memotong buah apel, lalu ia memotong jari tangannya sendiri, si menteri tersebut –sebagaimana biasa- lalu berkata: “Itu baik, wahai Tuan Raja”, maka spontan Sang Raja pun marah dan berkata: “Baik bagaimana! jari tanganku sudah terpotong, wahai orang gila?” kemudian ia pun memerintahkan agar si menteri itu dipenjarakan. Sudah merupakan kebiasaan sang raja kalau pergi berburu, ia selalau ditemani menterinya yang kini sudah dipenjara tersebut, namun kali ini, ia pergi sendirian tanpa ada yang menemaninya. Ketika mengejar kelinci, raja tersesat dan ia dilihat oleh rombongan penyembah patung dan mereka berkeinginan untuk menyumbangkan korban pada patung tersebut dan mereka berkata: “Orang ini gemuk dan pantas untuk dijadikan korban yang besar”, lalu mereka menangkapnya. Tapi ketika raja itu diperiksa dukun, ia menemukan jari tangannya sudah terpotong, ia pun berkata: “Ini tidak cocok”, maka mereka pun meninggalkannya dan Raja pun pulang ke istananya dengan perasaan gembira, lalu ia berkata: “Menteri itu benar.” Ia pun memerintahkan untuk mengeluarkannya dari penjara, kemudian menceritakan peristiwa yang baru saja dialaminya. Sang menteri berkata: “Baik, wahai tuan raja”, lantas si raja berkata kepadanya: “Iya, terpotongnya jari tangan saya itu baik, tapi apa baiknya anda di penjara?, menteri itu menjawab: “Wahai tuan, kalau sekiranya aku ikut berburu bersamamu, niscaya mereka akan menjadikan saya sebagai korban, karena jari tanganku masih utuh”.

Adakah pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini?
Read more

0 Mengapa Masih Enggan membaca Al Quran?


Mengapa kita masih enggan membaca Al~Quran?

Bukankah Ia adalah Kitab panduan setiap muslim?

” Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” (Al Baqarah: 2)

Dan bukankah mengikuti setiap petunjuknya akan membuahkan berkah dan rahmat serta kebahagiaan bagi hidup ini?
Read more

1 Syariat dan Hikmah Kurban


Awalnya saya ingin menulis tentang fikih qurban...ketika cari di google ternyata banyak sekali yang menulis tentang tema itu...lebih baik saya menulis yang lain, dan alangkah baik pula kita membaca artikel dibawah ini.

Syariat dan Hikmah Kurban
Sumber:http://kafilah.wordpress.com


Kurban berasal dari bahasa Arab, al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti unta, sapi (kerbau), dan kambing yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub kepada Allah.
Syariat Kurban

Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3).

“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.” (Al-Hajj: 36).

Keutamaan Kurban

Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, “Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi).

Hukum Kurban

Ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya lalu ia meninggalkan hal itu, maka ia dihukumi makruh. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw pernah berkurban dengan dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelih kurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya).

Dari Ummu Salamah ra, Nabi saw bersabda, “Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.” HR Muslim

Arti sabda Nabi saw, ” ingin berkorban” adalah dalil bahwa ibadah kurban ini sunnah, bukan wajib.

Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar ra bahwa mereka berdua belum pernah melakukan kurban untuk keluarga mereka berdua, lantaran keduanya takut jika perihal kurban itu dianggap wajib.

Hikmah Kurban

Ibadah kurban disyariatkan Allah untuk mengenang Nabi Ibrahim as dan sebagai suatu upaya untuk memberikan kemudahan pada hari Id, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah saw, “Hari-hari itu tidak lain adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla.”

Binatang yang Diperbolehkan untuk Kurban

Binatang yang boleh untuk kurban adalah onta, sapi (kerbau) dan kambing. Untuk selain yang tiga jenis ini tidak diperbolehkan. Allah SWT berfirman, “? supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah dianugerahkan Allah kepada mereka.” (Al-Hajj: 34).

Dan dianggap memadai berkurban dengan domba yang berumur setengah tahun, kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, dan unta yang berumur lima tahun, baik itu jantan atau betina. Hal ini sesuai dengan hadis-hadis di bawah ini:

Dari Abu Hurairah ra berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda, “Binatang kurban yang paling bagus adalah kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun).” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Dari Uqbah bin Amir ra, aku berkata, wahai Rasulullah saw, aku mempunyai jadza’, Rasulullah saw menjawab, “Berkurbanlah dengannya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari Jabir ra, Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian mengurbankan binatang kecuali yang berumur satu tahun ke atas, jika itu menyulitkanmu, maka sembelihlah domba Jadza’.”

Berkorban dengan Kambing yang Dikebiri

Boleh-boleh saja berkurban dengan kambing yang dikebiri. Diriwayatkan oleh Ahmad dari Abu Rafi’, bahwa Rasulullah saw berkurban dengan dua ekor kambing kibasy yang keduanya berwarna putih bercampur hitam lagi dikebiri. Karena dagingnya lebih enak dan lebih lezat.

Binatang-Binatang yang Tidak Diperbolehkan untuk Kurban

Syarat-syarat binatang yang untuk kurban adalah bintang yang bebas dari aib (cacat). Karena itu, tidak boleh berkurban dengan binatang yang aib seperti di bawah ini:

1. Yang penyakitnya terlihat dengan jelas.
2. Yang picak dan jelas terlihat kepicakannya.
3. Yang pincang sekali.
4. Yang sumsum tulangnya tidak ada, karena kurus sekali.
5. Rasulullah saw bersabda, “Ada empat penyakit pada binatang kurban yang dengannya kurban itu tidak mencukupi. Yaitu yang picak dengan kepicakannya yang nampak sekali, dan yang sakit dan penyakitnya terlihat sekali, yang pincang sekali, dan yang kurus sekali.” (HR Tirmidzi seraya mengatakan hadis ini hasan sahih).
6. Yang cacat, yaitu yang telinga atau tanduknya sebagian besar hilang.

Selain binatang lima di atas, ada binatang-binatang lain yang tidak boleh untuk kurban, yaitu:

1. Hatma’ (ompong gigi depannya, seluruhnya).
2. Ashma’ (yang kulit tanduknya pecah).
3. Umya’ (buta).
4. Taula’ (yang mencari makan di perkebunan, tidak digembalakan).
5. Jarba’ (yang banyak penyakit kudisnya).

Juga tidak mengapa berkurban dengan binatang yang tak bersuara, yang buntutnya terputus, yang bunting, dan yang tidak ada sebagian telinga atau sebagian besar bokongnya tidak ada. Menurut yang tersahih dalam mazhab Syafi’i, bahwa yang bokong/pantatnya terputus tidak mencukupi, begitu juga yang puting susunya tidak ada, karena hilangnya sebagian organ yang dapat dimakan. Demikian juga yang ekornya terputus. Imam Syafi’i berkata, “Kami tidak memperoleh hadis tentang gigi sama sekali.“

Waktu Penyembelihan

Untuk kurban disyaratkan tidak disembelih sesudah terbit matahari pada hari ‘Iduladha. Sesudah itu boleh menyembelihnya di hari mana saja yang termasuk hari-hari Tasyrik, baik malam ataupun siang. Setelah tiga hari tersebut tidak ada lagi waktu penyembelihannya.

Dari al-Barra’ ra Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya yang pertama kali kita lakukan pada hari ini (Iduladha) adalah kita salat, kemudian kita kembali dan memotong kurban. Barangsiapa melakukan hal itu, berarti ia mendapatkan sunnah kami. Dan barangsiapa yang menyembelih sebelum itu, maka sembelihan itu tidak lain hanyalah daging yang ia persembahkan kepada keluarganya yang tidak termasuk ibadah kurban sama sekali.”

Abu Burdah berkata, “Pada hari Nahar, Rasulullah saw berkhotbah di hadapan kami, beliau bersabda: ‘Barangsiapa salat sesuai dengan salat kami dan menghadap ke kiblat kami, dan beribadah dengan cara ibadah kami, maka ia tidak menyembelih kirban sebelum ia salat’.”

Dalam hadis yang lain, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang menyembelih sebelum salat, maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya. Dan barangsiapa yang menyembelih setelah salat dan khotbah, sesungguhnya ia telah sempurnakan dan ia mendapat sunnah umat Islam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Bergabung dalam Berkurban

Dalam berkurban dibolehkan bergabung jika binatang korban itu berupa onta atau sapi (kerbau). Karena, sapi (kerbau) atau unta berlaku untuk tujuh orang jika mereka semua bermaksud berkurban dan bertaqarrub kepada Allah SWT.

Dari Jabir ra berkata, “Kami menyembelih kurban bersama Nabi saw di Hudaibiyyah seekor unta untuk tujuh orang, begitu juga sapi (kerbau).” (HR Muslim, Abu Daud, dan Tirmidzi)

Pembagian Daging Kurban

Disunahkan bagi orang yang berkurban memakan daging kurbannya, menghadiahkannya kepada para kerabat, dan menyerahkannya kepada orang-orang fakir. Rasulullah saw bersabda, “Makanlah dan berilah makan kepada (fakir-miskin) dan simpanlah.”

Dalam hal ini para ulama mengatakan, yang afdhal adalah memakan daging itu sepertiga, menyedekahkannya sepertiga dan menyimpannya sepertiga.

Daging kurban boleh diangkut (dipindahkan) sekalipun ke negara lain. Akan tetapi, tidak boleh dijual, begitu pula kulitnya. Dan, tidak boleh memberi kepada tukang potong daging sebagai upah. Tukang potong berhak menerimanya sebagai imbalan kerja. Orang yang berkurban boleh bersedekah dan boleh mengambil kurbannya untuk dimanfaatkan (dimakan).

Menurut Abu Hanifah, bahwa boleh menjual kulitnya dan uangnya disedekahkan atau dibelikan barang yang bermanfaat untuk rumah.

Orang yang Berkurban Menyembelihnya Sendiri

Orang yang berkorban yang pandai menyembelih disunahkan menyembelih sendiri binatang kurbannya. Ketika menyembelih disunahkan membaca, “Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma haadza ‘an?” (Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar, ya Allah kurban ini dari ?[sebutkan namanya]).

Karena, Rasulullah saw menyembelih seekor kambing kibasy dan membaca, “Bismillahi wallahu Akbar, Allahumma haadza ‘anni wa’an man lam yudhahhi min ummati” (Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar, Ya Allah sesungguhnya (kurban) ini dariku dan dari umatku yang belum berkurban).” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Jika orang yang berkurban tidak pandai menyembelih, hendaknya dia menghadiri dan menyaksikan penyembelihannya.

Dari Abu Sa’id al-Khudri ra, Rasulullah saw bersabda, “Wahai Fatimah, bangunlah. Dan saksikanlah kurbanmu. Karena, setetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kau lakukan. Dan bacalah: ‘Sesungguhnya salatku, ibadahku–korbanku–hidupku, dan matiku untuk Allah Tuhan semesta Alam. Dan untuk itu aku diperintah. Dan aku adalah orang-orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah,’ Seorang sahabat lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah saw, apakah ini untukmu dan khusus keluargamu atau untuk kaum muslimin secara umum?’ Rasulullah saw menjawab, ‘Bahkan untuk kaum muslimin umumnya’.”

Referensi:
1. Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq
2. Bidaayatul Mujtahid, Ibnu Rusyd
3. Al-Muhadzdzab fi Fiqh Madzhabil Imam as- Syafi’i, Abu Ishaaq as-Syiraazi
Read more

0 Pribadi Proaktif

Proaktif adalah sifat dasar seorang muslim yang diperlukan dalam beraktivitas sehari-hari. Pada masa ta'sis -pemancangan pondasi- harokah dakwah di negara-negara yang belum tersentuh dakwah, Kebutuhan terhadap sikap proaktif ini akan lebih besar lagi. Pada fase ini seorang dai harus berperan dalam seluruh aspek kehidupan. Ia menjadi syaikh –bapak spiritual- dalam nasihatnya, menjadi alim -guru- dalam kegiatan pengajarannya, sebagai olahragawan di arena olahraga, menjadi pengatur acara di dalam kegiatan rihlah dan sebagainya. Semua peran ini terkumpul pada dirinya dan ia terjun langsung dalam setiap aktivitas. Ini terjadi pada fase ta'sis.

Lain lagi halnya pada saat dakwah mendapatkan ujian -fase mihnah-, maka kebutuhan terhadap sifat proaktif akan semakin besar lagi, karena pada fase ini dai akan diliputi rasa kesendirian dalam segala hal. Jika ia tidak memiliki kepribadian yang kokoh maka akan binasalah dirinya, demikian juga orang -orang yang bersamanya. Hal ini bukan berarti bahwa diluar fase-fase itu kita tidak membutuhkan sifat proaktif, bahkan sikap proaktif sangat diperlukan untuk mengembangkan dan mendorong laju aktifitas dakwah. Oleh karena itu akan kita kemukakan karakteristik pribadi dai proaktif beserta mekanisme pembinaannya.

Karakteristik Pribadi Proaktif

1. Dzaka (Cerdas)


Dzakaa -cerdas- adalah sifat pembawaan setiap manusia. Hanya saja dzaka seperti ini tidak akan memberikan manfaat yang berarti selama belum mengkristal menjadi dzaka da'awi dan dzaka haroki -kepiawaian dalam berdakwah dan berharokah -. Tanpa dzaka yang seperti ini kita akan melihat banyak gerakan, interaksi dan manuver-manuver yang dilakukan para dai pada akhirnya tidak menghasilkan sesuatu yang berarti. Secara kongkrit dzaka ini dapat kita lihat lebih jelas lagi dalam manuver da’i mengumpulkan unsur-unsur kebaikan di masyarakat. Demikian juga dalam membina para pemuda yang rutin mengahadiri kajian-kajian di mesjid-masjid serta upaya mereka dalam membela Islam dari rongrongan kekuatan jahat.

2. Memiliki kapasitas pemikiran yang kokoh

Kekuatan pemikiran merupakan hasil dari akidah dan pembinaan tentang manhaj yang diambil dari Qur'an dan sunnah secara benar. Seorang dai hendaknya memenuhi kebutuhan pemikiran ini tanpa mengenal lesu dan pantang mundur. Hendaklah ia tidak memiliki anggapan bahwa aktivitasnya hanya terbatas pada kalangan orang-orang yang taat beragama saja. Dia harus mempunyai persepsi bahwa ladang dakwahnya sangat luas. Oleh karena itu memerlukan kemampuan pemikiran yang orsinil dalam pergulatan pemikiran yang akan dihadapinya. Sebagai ilustrasi, jika seseorang memiliki harta yang banyak maka dia akan mampu memenuhi segala keinginannya. Berbeda dengan orang yang tidak memiliki harta, maka dirinya akan merasa tertekan dalam setiap peristiwa yang dihadapinya, kebutuhan pokoknya akan ia penuhi dengan usaha yang penuh jerih payah.

3. Semangat Berkompetisi

Yang kita maksud disini adalah kompetisi yang terpuji yaitu dalam berbuat amal kebajikan. Kompetisi semacam ini selalu memiliki semangat kerinduan dan pelaksanaan untuk beramal, memandang yang lebih tinggi, berusaha melalui dan melaksanakannya tanpa menunggu pengarahan dan perencanaan dari orang lain, akan tetapi dengan dengan disiplin dan tidak keluar dari kaidah-kaidah umum ia selalu memiliki inisiatif. Seorang dai hendaklah memainkan peran ini dan menjauhi persaingan tercela yang membawa kepada hasud dan perselisihan diantara mereka.

4. Ruhiyah yang tinggi

Ruhiyah yang tinggi adalah bahan bakar dan motivasi untuk bergerak yang dari sanalah da’i terpacu merasakan balasan dari amalnya;melihat surga dengan segala kenikmatan dan juga neraka dengan api yang menyala-nyala. Maka tiada henti ia pun berlari menuju sumber-sumber kebajikan.
Berlari kepada Allah tanpa bekal
kecuali taqwa dan amal kebajikan

Itulah kejernihan yang membuat sang da’i menjauh dari generlap dunia, menghidupkan malam dan menahan dahaga disiang hari. Seolah-olah ia melihat arasy rabbnya, para penghuni surga yang saling bercengkrama dan para penghuni neraka yang saling benci satu sama lain. Ketika diri dihingapi kemalasan dan nyala api iman pu meredup langkahnya maka langkah kaki pun akan terseok-seok, beban terasa sangat berat dan berada dalam kegelapan.

5. Qudwah dalam beramal

Kesadaran da’i bahwa dirinya adalah qudwah (teladan) bagi orang lain memacu dirinya untuk secara kontinyu memberikan qudwah dalam beramal. Kemandegannya dari beramal membuat orang-orang yang berqudwah kepadanya pun ikut mandeg. Alih-alih mengikutinya berbuat kebajikan sehingga ia mendapatkan pahalanya, orang-orang itu malah mengikutinya diam berpangku tangan. Kondisi seperti ini alangkah sangat berbahaya. Sebagai konsekwensi logis qudwah ini adalah adanya sifat rabbaniyyah seperti yang difirmankan Allah SWT:
Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani.”(Q.S 3:79)
Dan hal tersebut tidak akan terealisasi kecuali dengan interaksi dan keterlibatan dengan dakwah yang diyakininya.

Inilah sebagian keistimewaan yang saya lihat dari karakteristik orang-orang proaktif, seperti sebuah batang yang memiliki ranting yang banyak.
Read more

1 Keinginan orang mati

Ketika mengantar jenazah Hasan Al Bashri memegang tangan sahabatnya, lalu berbisik : "Kira-kira apa yang akan dilakukan jenazah ini jika dia ditakdirkan hidup kembali ?!" antara sedih dan kaget sahabatnya tersebut menjawab: " Tentu ia akan berbuat lebik baik lagi dari apa yang dilakukannya sebelum dia wafat." Hasan Al Bashri berkata: "Jika dia tidak bisa melakukannya maka jadilah engkau seperti yang kamu katakan itu wahai saudaraku."
Read more

0 Unsur-unsur yang mempengaruhi perkembangan kepribadian

Unsur kepribadian
Ada beberapa unsur yang membantu tercapainya sarana prasarana serta metode-metode pengembangan kepribadian, antara lain:


1. Bakat untuk berkembang dan berkontribusi

Jika seseorang menelusuri perjalanan kehidupan para tokoh dunia niscaya dia akan menemukan bahwa tokoh-tokoh tersebut memiliki bakat dan keunggulan yang jarang dimiliki keumuman manusia. Bakat dan keunggulan ini kemudian ditunjang dengan sarana prasarana pembinaan yang mendukung sehingga mereka memiliki kepribadian yang super. Dan ini diantara taqdir Allah SWT yang berlaku bagi manusia. Dalam sebuah hadits dikatakan:
" Manusia itu bagaikan barang tambang, maka orang yang terbaik di zaman jahiliyyah tetap akan menjadi yang terbaik di zaman Islam jika mereka memahami Islam"
{Shahih Muslim hadits nomor 2526,4/1957 dengan lafadz seperti yang diriwatkan muslim dan Bukhori. Lihat kembali Fathul Bari hadits Nomor 3493,6/552 terbitan Salafiyah}

Emas akan semakin berkilau dan terlihat lebih indah jika mendapat perawatan yang baik. Demikian juga dengan perak, jika terus-menerus digosok maka akan bertambah putih. Namun, bagaimanapun putihnya perak, sampai kapanpun tetap tidak akan berubah menjadi emas. Beberapa hadits menjelaskan makna ini:misalkan hadits yang berbunyi: " Manusia itu bagaikan seratus ekor unta.......", atau seperti perkataan Rasulullah saw."Abu dzar lemah untuk menjadi seorang pemimpin.”


Maksuroh ibn Duraid Al Azdi berkata:
Barang siapa tidak berhenti pada akhir kemampuannya
Maka langkahnya akan terseok-seok

2. Lingkungan Masyarakat

Lingkungan masyarakat ini akan berpengaruh pada kepribadian seseorang. Hal ini Dapat kita lihat dari beberapa indikasi:
a. Persepsi seseorang bahwa masyarakat membutuhkannya
Yaitu perasaan khawatir -jika dia tidak memegang kendali- akan memperoleh kehancuran dan dia pun terkena dosanya. Kekhawatiran ini bisa terhadap kehidupan dunia atau terhadap kehidupan akhirat. kekhawatiran terhadap kehidupan dunia tidak lebih dari takut kehilang harta, kehormatan atau yang lainnya. Kekhawatiran terhadap hilangnya hal-hal keduniaan ini bukanlah kekhawatiran yang sesungguhnya. Kekhawatiran yang hakiki adalah khawatir ketika kita berhadapan dengan Allah SWT tidak membawa bekal. Maka kekhawatiran seperti ini yang akan menumbuhkan motivasi untuk beramal. Seperti yang dikatakan Rasulullah Saw :
"Barang siapa takut berjalan di malam hari namun ia tetap melakukan perjalanan itu maka pasti akan sampai ke tempat tujuannya, sungguh barang dagangan Allah – surga- itu sangat mahal”
{Hadits hasan gharib, dalam Sunan Tirmidzi}

b. Tabiat masyarakat yang kondusif untuk berkreasi dan melahirkan kerja produktif.

c. Tersedianya prasarana yang membantu perkembangan kepribadian seperti tradisi menghormati para ulama dan memberdayakan mereka untuk mengajarkan ilmunya, Menyiapkan perpustakaan-perpustakaan, memberikan kesempatan yang cukup bagi para inovator tersebut dan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, sehingga mereka tidak disibukkan oleh hal-hal seperti itu.

d. Adanya qudwah di masyarakat. Tak ada seorangpun yang mempertentangkan urgensi qudwah ini, oleh karenanya perbuatan seorang hakim bagi seribu orang lebih baik dibanding ceramah seribu orang kepada satu orang.
Seorang penyair berkata:
Seribu manusia bagaikan seseorang diantara mereka
Dan seorang manusia bagaikan seribu orang jika kondisinya menghendak


3. Tabiat pertumbuhan pertama
Yaitu pembinaan pertama yang akan menanamkan hal-hal fundamental, membuang jauh sifat ketergantungan dan mengikatnya dengan matslul 'ala (figur teladan).


4. Selalu menghadirkan niat untuk beramar makruf nahi munkar


5. mengaktifkan semangat berpikir dan tajdid -pembaharuan- yang selaras dengan al Qur'an dan as Sunnah.
Read more

0 Berdakwah di Lapangan Hijau

Sumber: Sinai Online
Penulis : Muh. Syarif

Siapa bilang hanya seorang berprofesi ustaz saja yang mampu berdakwah. Di Mesir, seorang striker bola papan atas pun bisa berdakwah melalui lapangan hijaunya. Nama pemain ujung tombak timnas negeri Musa itu adalah Muhammad Abu Treka. Berulangkali ekspresi kegembiraannya setelah mencetak gol menyedot perhatian publik, dan hebatnya keunikan ini hanya datang dari Timnas Mesir.

Salah satu situs Islam terdepan di dunia arab, Islamonline memberitakan dahsyatnya dakwah sang striker. Abu Treka, demikian panggilan akrab beliau. Setiap berhasil menyarangkan bola di gawang lawan, ia mengekspresikan rasa syukurnya dengan sujud. Tanpa sungkan ia berlari gembira ke tepi lapangan dan bersujud di sana. Hal yang sama diikuti oleh rekan timnya yang lain. Sungguh pemandangan yang mengharukan.

Terlepas dari diterima atau tidaknya sujud syukur sang kapten, karena celana bola yang ia kenakan tak sampai menutup lutut, namun paling tidak, ia mampu memikat para penonton khususnya mereka yang non muslim. Seperti pertandingan putaran pertama seleksi piala dunia 2010, yang memperetemukan Mesir dan Kongo pada tanggal 7 September lalu. Abu Treka kembali sukses mencetak gol, dan seperti biasa, ia wujudkan rasa syukur itu dengan sujud. Warga Kongo yang menjadi tuan rumah pada pertandingan itu terdiam dan bingung, apa yang sedang dilakukan si mesin gol dari Timnas Mesir itu?

Seorang Mufti Kongo bernama Syeikh Abdullah Mangala Luaba bertutur tentang dakwah sang kapten dari pertandingan itu. Mufti ini mengatakan, bahwa sujud yang dilakukan Abu Treka dan teman-temannya se-tim setelah mencetak gol, sungguh menarik perhatian para penonton di negerinya. "Kekaguman itu telihat setelah pertandingan usai, kami didatangi oleh para penonton yang menanyakan sebab Timnas Mesir bersujud seperti itu", cerita Syeikh Abdullah. Beliau kemudian menjawab pertanyaan mereka, "Itu dalam Islam disebut sujud syukur, ekspresi kegembiraan akan nikmat yang telah Allah berikan kepada tim mereka melalui gol". "Demikianlah Islam mengajarkan kepada umatnya, untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang didapat," jelas Syeikh Abdullah.

Bermula dari rasa penasaran ini, kemudian mereka semakin bersemangat ingin tahu lebih jauh lagi tentang Islam. Maka sporter Timnas Kongo pun semakin banyak bertanya kepada Syeikh Abdullah tentang apa itu Islam dan kewajiban-kewajiban yang ada di dalamnya. Pintu hidayah pun terbuka, setelah merasa mantap, mereka kemudian berbondong-bondong mendatangi Syeikh, dan mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimibingan beliau.

Sang Striker

Tak seorang pun menyangkan, apa yang dilakukan Abu Treka telah menjadi pintu hidayah bagi para penikmat bola. Kapten sekaligus mesin gol Timnas Mesir bukan saja membuat kagum penonton yang memenuhi stadion nasional Kinshasa di Kongo kala itu. Dalam pertandingan sebelumnya, ketika koran Denmark menerbitkan karikatur nabi, selepas mencetak gol Abu Treka melakukan hal yang cukup unik. Ia berlari kegirangan sembari memperlihatkan kaos dalam yang ia kenakan. Kaos itu bertuliskan "nahnu fidaka ya Rasulallah" yang artinya, "Kami siap berkorban untukmu ya Rasulallah".

Dalam pertandingan lainnya, di waktu terjadinya pemboikotan Israel atas muslim di Gaza. Abu Treka juga menunjukkan simpatinya. Kali ini kaos dalam yang ia kenakan bertuliskan "Ta'athufan ma'a Gazza, Sympathize with Gaza". Yang berujung dengan penghapusan foto ekspresi Abu Treka saat itu dari situs Google, karena dianggap kental akan kepentingan politik.

Yang menarik sekaligus membuat haru, adalah ketika piala Afrika diadakan di Mesir bulan Februari, tahun 2006 lalu. Saat itu Timnas Mesir menjadi juara, setelah sukses mengatasi Pantai Gading melalui drama adu penalti dengan skore 4-2. Selepas menerima piala dari Presiden Husni Mubarak, Timnas Mesir yang dipimpin Abu Treka itu menuruni podium dan kembali ke lapangan hijau. Kemudian mereka membentuk shaf, dan melakukan sujud syukur bersama. Subhanallah! Mungkin itu untuk pertama kalinya terjadi dalam sejarah persepakbolaan. Sebuah ekspresi kemenangan yang luar biasa, dan hebatnya itu hanya ada di Mesir. Rabbunâ yubârik fîkum yâ muntakhab Masr...

*Tulisan ini dimuat di situs Eramuslim dan Suara Media, rubrik Dakwah di Mancanegara

Read more

1 Perhatikan Niat dalam Beramal

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْه


Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, beliau berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : "Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung kepada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan."

(Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)


Pesan yang dapat diambil dari hadits ini:

1. Setiap perbuatan,apapun perbuatan itu, tidak sah kecuali diiringi dengan niat. berniat saja (dengan jujur) sudah menjadikan kita berhak mendapatkan pahala, sementara berbuat tanpa niat akan menjadikan perbuatan itu sia-sia.

2.Oleh karenanya barangsiapa terbiasa mengerjakan suatu amal sholeh lalu karena udzur(suatu halangan-sakit dan lain sebagainya) dia meninggalkannya maka dia akan mendapat pahala amal tersebut.

3.Hadits ini memberikan arahan agar kita selalu ikhlas dalam beramal dan beribadah sehingga memperoleh kebahagiaan dan kesenangan di dunia, juga mendapat pahala di akherat kelak.

4.Setiap perbuatan akan menjadi bermanfaat dan mengandung dimensi kebaikan jika diniatkan dengan ikhlas dan mengharap ridlo Allah SWT.
5.Maka bergegaslah dan selalu berusaha untuk memperbaiki niat kita dalam setiap apapun yang kita kerjakan.
7.Alangkah merugi orang yang banyak beramal, berbuat dan berkarya namun akhirnya tidak mendapat pahala dan apresiasi dari Allah SWT.Naudzubillahi min dzaalik
6.Jangan lupa untuk saling mengingatkan diantara kita agar selalu mentajdid (memperbaharui) niat. Di forum-forum pengajian, halaqah dan kajian islam hendaklah yang memiliki kendali acara (seperti pembawa acara, dsb) berkewajiban untuk mengingatkan peserta acara untuk mengkoreksi dan metajdid kembali niatnya.

wallohua'lam


Read more

2 Khalid Al Misky

Khalid Al-Miski adalah seorang pemuda yang tampan, rajin beribadah, wara', ikhlas, rajin bekerja, dan amanah. Dia seorang pedagang keliling kampung yang membawa barang dagangannya di atas kepala.

Salah seorang wanita cantik tertarik pada Khalid Al-Miski yang tampan. Suatu hari, wanita ini memanggil Khalid dengan maksud akan membeli barang dagangannya. Ia telah merancang tipu-dayanya, lalu Khalid diminta agar masuk ke dalam rumahnya dengan alasan ia akan membeli dagangannya. Ternyata ia segera mengunci pintu-pintu rumahnya, kemudian berkata, "Kamu akan celaka, jika tidak mau melayani aku! Sebab aku akan memper­malukanmu di depan umum sehingga mereka menuduhmu ingin memperkosaku."

Khalid berusaha mengalihkan pembicaraan, tetapi tanpa membuahkan hasil. Lalu Khalid memperingatkannya dengan janji dan ancaman Allah. Akan tetapi, setan telah menguasai wanita cantik tersebut dan membutakan mata hatinya.

Ketika Khalid yakin bahwasanya ia tidak bisa menye­lamatkan diri dari ancaman wanita tersebut, maka ia tampakkan dirinya menyetujui permintaannya dan meminta izin untuk ber­benah diri di kamar mandi. Wanita itu bahagia dan setuju. Khalid masuk ke kamar mandi dan berpikir bagaimana caranya agar dapat terhindar dari godaan ini. Kemudian, Allah memberi petunjuk, sekalipun nanti tubuhnya akan kotor. Tidak masalah, asalkan ia dapat menghindarkan diri dari maksiat yang pasti mendatangkan murka Allah. Kemudian, Khalid melumuri wajah dan tubuhnya dengan tinja, dengan demikian tercium bau tidak enak, kelihatan jelek, dan menjijikkan.

Khalid keluar dari kamar mandi, begitu wanita tersebut melihat Khalid kotor dan menjijikkan, ia menghardik dan me­nyuruhnya keluar serta mengusir dari rumahnya. Pemuda tersebut lari dan meninggalkan rumah wanita untuk menyelamatkan diri dan agamanya.

Allah Ta'ala mengganti bau busuk dan menjijikkan itu dengan bau yang harum bagaikan minyak miski. Orang-orang pun dari kejauhan sudah mengetahui kedatangannya, sebelum mereka melihat Khalid, yaitu dengan mencium baunya yang harum. Sejak saat itu orang-orang memanggilnya dengan Khalid Al-­Miski.

Inilah seorang Mukmin yang sebenarnya, yang meyakini bahwa Allah senantiasa mengawasi gerak-geriknya setiap saat sehingga sekalipun di hadapannya seorang wanita yang cantik dan gemulai, namun ia merasa takut kepada Allah. Tidak takut kepada manusia atau undang-undang karena semuanya tidak dapat melihat dan mengawasinya sepanjang waktu. Hanya Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihatlah yang senantiasa memantau gerakannya. Khalid takut dengan bahaya yang ditim­bulkan oleh maksiat, maka ia mencari alasan dengan melumuri kotoran pada tubuhnya, dan justru ini menunjukkan kebersihan batinnya dan ketulusan imannya. Kemudian, Allah mengganti­nya dengan bau harum semerbak di dunia dan baginya di akhirat pahala yang besar dan berlimpah.

Sekarang ini, di zaman kita hidup, berapa banyak manusia melumuri wajah dan tubuhnya dengan parfum dan wangi­-wangian. Akan tetapi, bau busuk perbuatan mereka menjadikan mereka tercemar dan terbongkar keburukannya, walaupun mereka berusaha menutupi aibnya. Disebabkan mereka hanya takut kepada manusia, bukan kepada Allah. Balasan seseorang itu sesuai dengan jenis amalnya.

Sumber: Kama Tadinu Tudanu

http://www.kisahislam.com/kisah-teladan/108-khalid-al-miski

Read more
 
Powered by Blogger